TUGAS SOFTSKILL
TEKNOLOGI DAN
MEMBERANTAS KEMISKINAN
Marco Abel Zefanya
NPM : 54416247
1IA08
Teknologi Industri – Teknik Informatika
Kata Pengantar
Puji syukur kita panjatkan kepada
Tuhan yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya
bisa menyelesaikan Tugas Makalah ini dengan tepat pada waktu. Makalah yang saya buat berjudul "Teknologi
dan Memberantas Kemiskinan ".
Dalam makalah ini, penulis ingin menjelaskan bagaimana
pentingnya peranan teknologi dalam menumbuhkan kesadaran mengurangi kemiskinan
yang ada di Indonesia hingga saat ini.
Makalah ini mungkin masih banyak kekuarangan baik dalam segi
penulisan maupun materi. Untuk itu, penulis mengharapkan saran dan kritik atas
keterbatasan makalah ini. Semoga tulisan dari makalah ini dapat memberikan
manfaat kepada pembacanya.
Akhir kata terima kasih penulis mengucapkan kepada semua pihak
yang telah memberikan bantuan berupa dukungan baik secara moril maupun material
demi tersusunnya makalah yang bertemakan IPTEK dan Kemiskinan di Indonesia ini.
Jakarta,29 Desember 2016
BAB I
PENDAHULUAN
· LATAR BELAKANG
“Kemiskinan yang meluas merupakan tantangan
terbesar dalam upaya upaya Pembangunan” (UN, International Conference on
Population and Development, 1994)
Proses pembangunan memerlukan Gross National Product
(GNP) yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang cepat. Dibanyak negara
syarat utama bagi terciptanya penurunan kemiskinan yang tetap adalah
pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi memang tidak cukup untuk mengentaskan
kemiskinan tetapi biasanya pertumbuhan ekonomi merupakan sesuatu yang sangat
dibutuhkan, walaupun begitu pertumbuhan ekonomi yang baguspun menjadi tidak
akan berarti bagi masyarakat miskin jika tidak diiringi dengan penurunan yang
tajam dalam pendistribusian atau pemerataannya
Ilmu pengetahuan teknologi dan kemiskinan
merupakan permasalahan yang menunjukkan perbedaan. Ilmu dan pengetahuan adalah
dua hal berbeda namun memiliki persamaan, yaitu pemahaman. Semua ini tertuju
untuk mengembangkan ilmu pengetahuan guna membasmi kemiskinan. Teknologi dalam
penerapannya sebagai jalur utama yang dapat menyongsong masa depan cerah.
Karena dengan teknologi kehidupan manusia semakin lebih mudah yang mempunyai
dampak sosial yang mendunia.
Tingkat kemiskinan terus saja meningkat di
tiap tahunnya, pemerintah pun tak membiarkan hal ini terus berlanjut. Berbagai
upaya telah dilakukan, namun kesadaran yang dimiliki manusia masih minim. Oleh
karena itu lewat Ilmu Pengetahuan Teknologi saya akan memaparkan menumbuhkan
kesadaran manusia. Karena peran Teknologi sangat berpengaruh terhadap
hidup manusia, maka sangat besar kesempatan yang saya lakukan.
·
BATASAN
MASALAH
Dalam makalah ini saya akan menguraikan tentang
: Teknologi dan Pemberantasan Kemiskinan.
·
TUJUAN
DAN MANFAAT
o
Menjelaskan
permasalahan kemiskinan di Indonesia.
o
Menjelaskan manfaat
teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan
sehari-hari.
o
Menjelaskan peran
IPTEK menumbuhkan kesadaran mengentaskan kemiskinan.
BAB II
PEMBAHASAN
o
Kemiskinan
Dalam kamus ilmiah populer, kata “Miskin”
mengandung arti tidak berharta (harta yang ada tidak mencukupi kebutuhan) atau
bokek. Adapun kata “fakir” diartikan sebagai orang yang sangat miskin. Secara
Etimologi makna yang terkandung yaitu bahwa kemiskinan sarat dengan masalah
konsumsi. Hal ini bermula sejak masa neo-klasik di mana kemiskinan hanya
dilihat dari interaksi negatif (ketidakseimbangan) antara pekerja dan upah yang
diperoleh.
Kemiskinan dapat dibedakan menjadi tiga
pengertian: kemiskinan absolut, kemiskinan relatif dan kemiskinan kultural.
Seseorang termasuk golongan miskin absolut apabila hasil pendapatannya berada
di bawah garis kemiskinan, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup minimum:
pangan, sandang, kesehatan, papan, pendidikan. Seseorang yang tergolong miskin
relatif sebenarnya telah hidup di atas garis kemiskinan namun masih berada di
bawah kemampuan masyarakat sekitarnya. Sedang miskin kultural berkaitan erat
dengan sikap seseorang atau sekelompok masyarakat yang tidak mau berusaha
memperbaiki tingkat kehidupannya sekalipun ada usaha dari pihak lain yang
membantunya.
o
Teknologi
Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak
bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan
sesuai dengan kemajuanm ilmu pengetahuan. Setiap inovasi diciptakan untuk
memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan,
serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang
teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh
inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun
demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif,
di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif.
o
Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang
perkembangannya begitu cepat secara tidak langsung mengharuskan manusia untuk
menggunakannya dalam segala aktivitasnya. Beberapa penerapan dari
Teknologi Informasi dan Komunikasi antara lain :
·
Penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam Perusahaan
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.
Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi banyak digunakan para usahawan. Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku usaha merasa perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja.
·
Sistem Penerapan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Kesehatan
berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.
berbasis kartu cerdas (smart card) dapat digunakan juru medis untuk mengetahui riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena dalam kartu tersebut para juru medis dapat mengetahui riwayat penyakit pasien.
·
Penerapan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Bisnis. Dalam dunia bisnis Teknologi Informasi dan Komunikasi
dimanfaatkan untuk perdagangan
secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan
komunikasi internet.
o
Indikator
dan Penyebab Kemiskinan
Untuk menuju solusi kemiskinan penting bagi
kita untuk menelusuri secara detail indikator-indikator kemiskinan tersebut.
Adapun indikator-indikator kemiskinan
sebagaimana di kutip dari Badan Pusat Statistika, antara lain sebagi berikut:
Ø
Kerentanan
terhadap goncangan yang bersifat individual maupun massa.
Ø
Rendahnya
kualitas sumber daya manusia dan terbatasnya sumber daya alam.
Ø
Kurangnya
apresiasi dalam kegiatan sosial masyarakat.
Ø
Tidak adanya
akses dalam lapangan kerja dan mata pencaharian yang berkesinambungan.
Ø
Ketidakmampuan untuk berusaha karena cacat
fisik maupun mental.
Ø
Ketidakmampuan dan ketidaktergantungan sosial
(anak-anak terlantar, wanita korban kekerasan rumah tangga, janda miskin,
kelompok marginal dan terpencil).
Berikut beberapa factor penyebab kemiskinan.
a. A. Merosotnya standar perkembangan
pendapatan per-kapita secara global.
Yang penting digarisbawahi di sini adalah
bahwa standar pendapatan per-kapita bergerak seimbang dengan produktivitas yang
ada pada suatu sistem. Jikalau produktivitas berangsur meningkat maka
pendapatan per-kapita pun akan naik. Begitu pula sebaliknya, seandainya
produktivitas menyusut maka pendapatan per-kapita akan turun beriringan.
Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi kemerosotan standar
perkembangan pendapatan per-kapita:
a) Naiknya
standar perkembangan suatu daerah.
b) Politik
ekonomi yang tidak sehat.
c) Faktor-faktor
luar negeri, diantaranya:
Rusaknya
syarat-syarat perdagangan.
Beban
hutang.
Kurangnya
bantuan luar negeri, dan
Perang
B. Menurunnya etos kerja dan
produktivitas masyarakat.
Terlihat jelas faktor ini sangat urgen dalam
pengaruhnya terhadap kemiskinan. Oleh karena itu, untuk menaikkan etos kerja
dan produktivitas masyarakat harus didukung dengan SDA dan SDM yang bagus,
serta jaminan kesehatan dan pendidikan yang bisa dipertanggungjawabkan dengan
maksimal
C. Biaya kehidupan yang tinggi.
Melonjak tingginya biaya kehidupan di suatu
daerah adalah sebagai akibat dari tidak adanya keseimbangan pendapatan atau
gaji masyarakat. Tentunya kemiskinan adalah konsekuensi logis dari realita di
atas. Hal ini bisa disebabkan oleh karena kurangnya tenaga kerja ahli, lemahnya
peranan wanita di depan publik dan banyaknya pengangguran.
D. Pembagian subsidi
in come pemerintah yang kurang merata.
Hal ini selain menyulitkan akan terpenuhinya
kebutuhan pokok dan jaminan keamanan untuk para warga miskin, juga secara tidak
langsung mematikan sumber pemasukan warga. Bahkan di sisi lain rakyat miskin
masih terbebani oleh pajak negara.
E. Peran IPTEK Dalam Pemberantasan Kemiskinan
Telah dijelaskan diatas tentang Ilmu
Pengetahuan Teknologi, Kesadaran, dan juga Kemiskinan. Berarti kita telah paham
masing – masing pengertiannya dan maksudnya. Langkah selanjutnya adalah
membahas tentang penyelesaiannya.
Nyaris hampir setiap hari orang menggunakan
manfaat Teknologi, ini bisa dijadikan sumber pendapatan negara. Misalnya saja,
setiap barang yang masuk ke wilayah indonesia (Teknologi) dikenai pajak. Karena
sudah tentu teknologi tersebut dibandrol dengan harga yang tinggi, khususnya
bagi masyarakat kurang mampu. Pajak tersebut juga akan tersalurkan untuk
masyarakat miskin dalam membantu pemenuhan hidupnya. Pemerintah tentunya
mempunyai data kemiskinan bagi masyarakat miskin, dengan itu upaya pemerintah
melaksanakan kesejahteraan seluruh rakyat dapat terealisasikan. Pemerintah bisa
membangun sekolah gratis dari pendapatan pajak tersebut. Dengan itu masyarakat
miskin pun bisa menikmati teknologi terbaru di sekolah gratis yang dibangun
pemerintah.
Selain itu pemerintah juga mengupayakan
menumbuhkan kesadaran masyarakat miskin dengan upaya pendekatan, agar
masyarakat miskin mau mengikuti program pemerintah mengentaskan kemiskinan.
Dengan begitu usaha pemerintah membangun sekolah gratis yang di dalamnya
terdapat Ilmu Pengetahuan Teknologi tidak menghasilkan kekecewaan.
Dalam kehidupan perekonomian negara Indonesia
tidak terlepas dari peran usahawan. Tentu saja mereka menggunakan teknologi
dalam pekerjaanya. Dari sini kita bisa menggerakkan kesadaran mereka untuk
berbagi bersama dengan masyarakat miskin. Kesadaran merekalah yang nantinya
mengubah pandangan masyarakat miskin bahwa mereka juga diperhatikan. Misalnya,
lewat berita bisnis kita selipkan artikel tentang berita masyarakat miskin,
bisa juga bebagi sedikit upah kerja untuk disumbangkan ke masyarakat miskin
melalui bank yang dikelola pemerintah, selain itu bisa diselipkan seminar
tentang masyarakat miskin yang mana menjadikan keakraban semakin terjalin
antara masyarakat miskin dengan mereka yang hidup berkecukupan.
Dengan memaparkan pendidikan agama lewat
internet (seperti ceramah di you tube, artikel tentang kesadaran terhadap
sesama) maka setiap pasang mata yang melihat akan menyadari dan mengubah jalan
hidupnya sesuai tuntunan agama tentang kepedulian terhadap sesama.
Teknologi tidak hanya
berpengaruh terhadap kehidupan perekonomian, juga terhadap kesehatan. Dari sini
masyarakat miskin pun bisa mendapatkan manfaat lewat balai pengobatan yang
disediakan pemerintah, khususnya bagi masyarakat tidak mampu, sebagai contoh
misalnya saja puskesmas. Dengan begitu masyarakat miskin pun tidak gagap
teknologi. Mereka juga bisa menikmati manfaat teknologi seperti masyarakat
kelas atas.
Benar sekali bahwa
kehidupan masyarakat miskin sangatlah sulit untuk dipenuhi, namun pemerintah
pun tidak memalingkan pandangannya. Melalui internet kita bisa menumbuhkan
kesadaran bersama seperti yang saya jelaskan diatas. Dari hasil tersebut
sepenuhnya untuk masyarakat miskin, dengan begitu beban masyarakat miskin pun
sedikit berkurang. Lewat pendekatan dengan masyarakat miskin yang mengupayakan
untuk kesadaran tentang masa depan yang lebih baik, mereka akan memanfaatkan
bantuan dari sesama dan program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.
Dengan begitu 2 hal ini menunjukkan keadaan yang seimbang. Dimana ada yang
memberi dan penerima. Tentu saja hal ini bisa terwujud dengan lancar apabila
tiada kendala, namun bila kita mempunyai tujuan baik, semoga Tuhan memberikan
hasil yang baik pula. Karena pada dasarnya ini adalah kepentingan bersama.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Masalah dasar pengentasan kemiskinan bermula
dari sikap kesadaran kita terhadap kemiskinan. Kemiskinan adalah suatu hal yang
alami dalam kehidupan. Dalam artian bahwa semakin meningkatnya kemajuan ilmu
pengetahuan dan teknologi maka kebutuhan pun akan semakin banyak. Pengentasan
masalah kemiskinan ini bukan hanya kewajiban dari pemerintah, melainkan
masyarakat pun harus menyadari bahwa penyakit sosial ini adalah tugas dan
tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat. Ketika terjalin kerja sama
yang romantis baik dari pemerintah, nonpemerintah dan semua lini masyarakat.
Dengan digalakkannya hal ini, tidak perlu sampai 2030 kemiskinan akan mencapai hasil
yang seminimal mungkin.
B. SARAN
globalisasi membuka peluang untuk meningkatkan
partisipasi masyarakat Indonesia yang unggul untuk lebih eksploratif. Di dalam
menghadapi zaman globalisasi kedepannya harus meningkatkan kualitas SDM dalam
pengetahuan, wawasan, skill, yang berstandar Global.
Terima Kasih
