Kamis, 02 Juli 2020

Rangkuman Komputasi Paralel

Pengertian Komputasi Paralel

Komputasi paralel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer independen secara bersamaan. Ini umumnya diperlukan saat kapasitas yang diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar (di industri keuangan, bioinformatika, dll) ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak.
Di dalam komputasi parallel ada yang dinamakan dengan pemrograman parallel. Pemrograman paralel adalah teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah atau operasi secara bersamaan (komputasi paralel), baik dalam komputer dengan satu(prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU. Bila komputer yang digunakan secara bersamaan tersebut dilakukan oleh komputer-komputer terpisah yang terhubung dalam suatu jaringan komputer lebih sering istilah yang digunakanadalah sistem terdistribusi (distributed computing).
Perlu diingat adalah komputasi paralel berbeda dengan multitasking. Pengertian multitasking adalah komputer dengan processor tunggal mengeksekusi beberapa tugas secara bersamaan. Walaupun beberapa orang yang bergelut di bidang sistem operasi beranggapan bahwa komputer tunggal tidak bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus, melainkan proses penjadwalan yang berlakukan pada sistem operasi membuat komputer seperti mengerjakan tugas secara bersamaan. Sedangkan komputasi paralel sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa komputasi paralel menggunakan beberapa processor atau komputer.Selain itu komputasi paralel tidak menggunakan arsitektur Von Neumann.


Konsep Paralel

Paralel Processing adalah kemampuan menjalankan tugas atau aplikasi lebih dari satu aplikasi dan dijalankan secara simultan atau bersamaan pada sebuah komputer. Secara umum, Paralel Processingadalah sebuah teknik dimana sebuah masalah dibagi dalam beberapa masalah kecil untuk mempercepat proses penyelesaian masalah.


Hukum Paralel Processing

  1. Hukum Amdahl. “Peningkatan kecepatan secara paralel akan menjadi linear, melipatgandakan kemampuan proses sebuah komputer dan mengurangi separuh dari waktu proses yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah masalah.”
  2. Hukum Gustafson“. Sebuah komputasi paralel berjalan dengan menggunakan dua atau lebih mesin untuk mempercepat penyelesaian masalah dengan memperhatikan faktor eksternal, seperti kemampuan mesin dan kecepatan proses tiap-tiap mesin yang digunakan"

Komputasi Parallel adalah salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan.
Komputasi Paralel membutuhkan :
  • Algoritma
  • Bahasa Pemograman
  • Compiler
Contoh komputasi pralel


Pada gambar diatas terdapat sebuah masalah, dimana masalah tersebut dibagi menjadi beberapa bagian lalu bagian dari masalah tersebut dibagikan ke-tiga CPU untuk diselesaikan secara bersamaan.


Model Pemrograman

Untuk mempermudah pengembangan program di lingkungan komputasi paralel, dikembangkan model pemrograman yang menjadi cara untuk menggambarkan struktur algoritma paralel, sesuai dengan pilihan metode dekomposisi dan pemetaan proses. Model-model tersebut akan menjadi pendekatan dalam melakukan desain komputasi paralel. Model-model pemrograman tersebut adalah:
  1. Data-Parallel Model. Pada model ini, task dipetakan secara statik pada proses dan masing-masing proses melakukan operasi yang sama terhadap data yang berbeda secara konkuren. Karena setiap task melakukan operasi yang sama, maka metode dekomposisi yang digunakan adalah data decomposition.
  2. Task Graph Model. Model pemrograman ini menggunakan dasar bahwa setiap komputasi  paralel dapat digambarkan sebagai task-dependency graph. Model pemrograman ini digunakan jika beban pemindahan data yang diperlukan suatu task relatif lebih besar daripada  beban komputasi task tersebut. Pada umumnya task dipetakan secara statis agar beban  pemindahan data antar task bisa dikurangi.
  3. Work Pool Model. Model pemrograman ini mempunyai karakteristik yaitu pemetaan task dilakukan secara dinamis, sehingga setiap proses mempunyai kemungkinan yang sama dalam mengeksekusi suatu jenis task. Pointer ke suatu task yang sedang dieksekusi oleh suatu  proses diletakkan pada satu tempat (dapat sebagai list , queue, atau hash table). Model ini dipilih ketika beban pemindahan data yang diperlukan oleh suatu task relatif lebih kecil daripada beban komputasi task tersebut, sehingga pemindahan data pada saat runtime tidak merupakan beban yang berarti, yang mempengaruhi efisiensi keseluruhan komputasi. 
  4. Master Slave Model. Pada model premrograman ini, satu atau lebih proses master membangkitkan task dan memetakannya ke proses slave secara dinamis. Proses master  dapat memetakan task ke proses slave secara seimbang jika proses master bisa memperkirakan  beban komputasi task yang dibangkitkannya. Jika beban komputasi task tidak dapat diperkirakan, proses master akan menjadi sumber bottleneck keseluruhan komputasi, yaitu  pada kondisi waktu yang dibutuhkan untuk pembangkitan task tidak seimbang dengan waktu yang dibutukan oleh suatu proses slave saat mengeksekusi task yang sedang dibebankan  padanya. 
  5. Pipeline / Producer-Consumer Model. Pada model pemrograman ini, data mengalir dari suatu proses ke proses suksesornya (output dari proses yang satu menjadi input dari proses yang lain). Pendekatan ini biasa disebut dengan stream parallelism, di mana operasi-operasi yang bebeda dilakukan terhadap aliran data. Overhead dapat terjadi jika salah satu proses yang terlibat dalam rantai producer-consumer mempunyai beban komputasi yang besar, sehingga proses suksesornya harus menunggu lama sampai komputasi tersebut selesai

Tujuan Komputasi Paralel

Tujuan utama penggunaan komputasi paralel adalah untuk mempersingkat waktu eksekusi  program yang menggunakan komputasi serial. Beberapa alasan lain yang menjadikan suatu  program menggunakan komputasi paralel antara lain :
  1. Untuk permasalahan yang besar, terkadang sumber daya komputasi yang ada sekarang belum cukup mampu untuk mendukung penyelesaian terhadap permasalahan tersebut
  2. Adanya sumber daya non-lokal yang dapat digunakan melalui jaringan atau internet
  3. Penghematan biaya pengadaan perangkat keras, dengan menggunakan beberapa mesin yang murah sebagai alternatif penggunaan satu mesin yang bagus tapi mahal, walaupun menggunakan n buah prosesor
  4. Adanya keterbatasan kapasitas memori pada mesin untuk komputasi serial. 

Hambatan Komputasi Paralel

Penggunaan komputasi paralel sebagai solusi untuk mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk eksekusi program mempunyai beberapa hambatan. Hambatan-hambatan tersebut antara lain adalah :
  1. Hukum Amdahl : percepatan waktu eksekusi program dengan menggunakan komputasi paralel tidak akan pernah mencapai kesempurnaan karena selalu ada bagian program yang harus dieksekusi secara serial.
  2. Hambatan yang diakibatkan karena beban jaringan : dalam eksekusi program secara paralel, prosesor yang berada di mesin yang berbeda memerlukan pengiriman dan  penerimaan data (atau instruksi) melalui jaringan. Untuk program yang dibagi menjadi task-task yang sering membutuhkan sinkronisasi, network latency menjadi masalah utama. Permasalahan ini muncul karena ketika suatu task membutuhkan data dari task yang lain, state ini dikirimkan melalui jaringan di mana kecepatan transfer data kurang dari kecepatan prosesor yang mengeksekusi instruksi task   Hal ini menyebabkan task tersebut harus menunggu sampai data sampai terlebih dahulu, sebelum mengeksekusi instruksi selanjutnya. Jumlah waktu yang dibutuhkan untuk berkomunikasi melalui jaringan antar dua titik adalah jumlah dari startup time, per-hop time, dan per-word transfer time.
  3. Hambatan yang terkait dengan beban waktu untuk inisiasi task, terminasi task, dan sinkronisasi.


Arsitektur Komputasi Paralel

Taksonomi Flynn membagi arsitektur komputer paralel dengan menggunakan sudut pandang instruksi dan data, sehingga terdapat empat jenis arsitektur komputer paralel :
  1. SISD (Single Instruction, Single Data). Arsitektur ini adalah arsitektur yang mewakili komputer serial, di mana hanya ada satu prosesor dan satu aliran masukan data (memori) sehingga hanya ada satu task yang dapat dieksekusi pada suatu waktu. Arsitektur von Neumann termasuk dalam jenis ini. SISD adalah satu-satunya yang menggunakan arsitektur Von Neumann, Ini dikarenakan pada model ini hanya digunakan 1 processor saja. Oleh karena itu model ini bisa dikatakan sebagai model untuk komputasi tunggal. Sedangkan ketiga model lainnya merupakan komputasi paralel yang menggunakan beberapa processor. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SISD adalah UNIVAC1, IBM 360, CDC 7600, Cray 1 dan PDP 1.
  2. SIMD (Single Instruction, Multiple Data). Pada arsitektur ini, eksekusi sebuah instruksi akan dilakukan secara bersamaan oleh beberapa prosesor, di mana suatu prosesor dapat menggunakan data yang berbeda dengan prosesor lain. Karakteristik lain dari arsitektur ini adalah alur eksekusi instruksi yang deterministik (state dari instruksi dan data pada suatu waktu dapat dengan mudah diketahui). Arsitektur ini cocok untuk program yang dapat dibagi menjadi task-task yang mempunyai derajat keteraturan yang tinggi, misalnya sistem pengolah grafik. SIMD menggunakan banyak processor dengan instruksi yang sama, namun setiap processor mengolah data yang berbeda. Sebagai contoh kita ingin mencari angka 27 pada deretan angka yang terdiri dari 100 angka, dan kita menggunakan 5 processor. Pada setiap processor kita menggunakan algoritma atau perintah yang sama, namun data yang diproses berbeda. Misalnya processor 1 mengolah data dari deretan / urutan pertama hingga urutan ke 20, processor 2 mengolah data dari urutan 21 sampai urutan 40, begitu pun untuk processor-processor yang lain. Beberapa contoh komputer yang menggunakan model SIMD adalah ILLIAC IV, MasPar, Cray X-MP, Cray Y-MP, Thingking Machine CM-2 dan Cell Processor (GPU).
  3. MISD (Multiple Instruction, Single Data). Pada arsitektur ini, berbagai instruksi akan dieksekusi secara bersamaan oleh beberapa prosesor dengan menggunakan data yang sama. Arsitektur ini kurang populer karena hanya sedikit permasalahan yang membutuhkan solusi dengan menggunakan karakteristik arsitektur ini. Contoh permasalahan yang mungkin membutuhkan arsitektur ini antara lain adalah multiple frequency filter dan program pemecah sandi yang menggunakan beberapa algoritma kriptografi sekaligus. MISD menggunakan banyak processor dengan setiap processor menggunakan instruksi yang berbeda namun mengolah data yang sama. Hal ini merupakan kebalikan dari model SIMD. Untuk contoh, kita bisa menggunakan kasus yang sama pada contoh model SIMD namun cara penyelesaian yang berbeda. Pada MISD jika pada komputer pertama, kedua, ketiga, keempat dan kelima sama-sama mengolah data dari urutan 1-100, namun algoritma yang digunakan untuk teknik pencariannya berbeda di setiap processor. Sampai saat ini belum ada komputer yang menggunakan model MISD.
  4. MIMD (Multiple Instruction, Multiple Data). Pada arsitektur ini, berbagai instruksi dapat dieksekusi oleh beberapa prosesor di mana masing-masing prosesor dapat menggunakan data yang berbeda. Eksekusi instruksi pada arsitektur ini dapat dilakukan secara sinkron (pada suatu rentang waktu, jumlah instruksi yang dieksekusi oleh semua prosesor adalah sama) maupun asinkron, deterministik maupun non-deterministik. Selain itu, arsitektur ini dapat melakukan pekerjaan sesuai dengan karakteristik dari ketiga asitektur sebelumnya. MIMD menggunakan banyak processor dengan setiap processor memiliki instruksi yang berbeda dan mengolah data yang berbeda. Namun banyak komputer yang menggunakan model MIMD juga memasukkan komponen untuk model SIMD. Beberapa komputer yang menggunakan model MIMD adalah IBM POWER5, HP/Compaq AlphaServer, Intel IA32, AMD Opteron, Cray XT3 dan IBM BG/L.

Arsitektur Memori pada Komputasi Paralel 

Pada umumnya, ada dua buah arsitektur memori pada komputer paralel, yaitu shared memory dan distributed memory.

Shared memory 

Arsitektur ini menyediakan global addressing sehingga berbagai prosesor mempunyai cara pengaksesan memori yang seragam. Setiap perubahan pada suatu lokasi memori oleh suatu prosesor akan selalu terlihat oleh prosesor lain. Kelebihan dari arsitektur ini antara lain adalah pengaksesan memori yang user friendly dan performansi yang baik dalam penggunaan data bersama antar task. Sedangkan kekurangannya antara lain adalah kurangnya skalabilitas ketika terjadi penambahan prosesor, di mana akan terjadi peningkatan traffic antara prosesor ke shared memory dan antara cache coherent system dengan memori sebenarnya.
Berdasarkan frekuensi akses, ada dua jenis shared memory : 
  1. Uniform Memory Access (UMA). Setiap prosesor memiliki hak pengaksesan yang seragam dengan prosesor lain
  2. Non Uniform Memory Access (NUMA). Tidak semua prosesor memiliki hak yang sama dalam mengakses memori

Distributed memory

Arsitektur ini mempunyai karakteristik di mana setiap prosesor memiliki memorinya masing-masing, sehingga eksekusi instruksi dapat berjalan secara independen antara satu prosesor dengan yang lain. Prosesor akan menggunakan jaringan ketika membutuhkan akses ke memori non lokal. Akses ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab  penulis program. Kelebihan dari arsitektur ini adalah terjaganya skalabilitas ketika terjadi  penambahan prosesor. Sedangkan kekurangannya adalah penulis program harus berurusan dengan detail komunikasi data antara prosesor dan memori non lokal.
Distributed Processing atau Distributed Computing System adalah sekumpulan peralatan pemrosesan yang saling terhubung melalui jaringan komputer dan saling bekerjasama untuk mengerjakan tugas-tugas tertentu. Yang dimaksud dengan peralatan pemrosesan dataadalah peralatan komputasi yang dapat mengeksekusi sendiri sebuah program.
Sekumpulan peralatan yang saling terhubung akan mendistribusikan berbagai macam hal, dianataranya adalah:
  • Processing Logic / Pemrosesan secara logis
  • Fungsi. Beberapa fungsi sistem komputer dapat didelegasikan ke beberapa hardware atau software
  • Data
  • Kontrol

Kriteria Distributed Processing
Pemrosesan terdistribusi (Distributed Processing) dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteria, yaitu:
  • Degree of Computing / tingkat hubungan : Tinggi atau rendah ? Jumlah data yang saling digunakan dibandingkan dengan jumlah pemrosesan lokal
  • Struktur antar hubungan : kuat atau lemah ? Jika komponen di Share dikatakan kuat ?
  • Kesalingtergantungan komponen-komponen : Kuat atau lemah dalam mengekseskusi proses.
  • Keselarasan antar komponen : selaras atau tidak selaras ?

Thread Programming

Threading / Thread adalah sebuah alur kontrol dari sebuah proses. Konsep threading adalah menjalankan 2 proses ( proses yang sama atau proses yang berbeda ) dalam satu waktu.
Contoh:
Sebuah web browser mempunyai thread untuk menampilkan gambar atau tulisan sedangkan thread yang lain berfungsi sebagai penerima data dari network.
Threading dibagi menjadi 2, yaitu :
  1. Static Threading. Teknik ini biasa digunakan untuk komputer dengan chip multi processors dan jenis komputer shared-memory lainnya. Teknik ini memungkinkan thread berbagi memori yang tersedia, menggunakan program counter dan mengeksekusi program secara independen. Sistem operasi menempatkan satu thread pada prosesor dan menukarnya dengan thread lain yang hendak menggunakan prosesor itu.
  2. Dynamic Multithreading. Merupakan pengembangan dari teknik sebelumnya yang bertujuan untuk kemudahan karena dengannya, programmer tidak harus pusing dengan protokol komunikasi, load balancing, dan kerumitan lain yang ada pada static threading. Concurrency platform ini menyediakan scheduler yang melakukan load balacing secara otomatis. Walaupun platformnya masih dalam pengembangan namun secara umum mendukung dua fitur (Nested parallelism dan Parallel loops).


Pengantar Programming GPU-CUDA

Graphic Processing Unit (GPU)

GPU (Graphic Processing Unit) sendiri merupakan sebuah alat/hardware, yang berfungsi sebagai render grafis terdedikasi dalam kesatuan sistem hardware PC atau Notebook. GPU bisa berada pada Video Card khusus (VGA Card) atau terintegrasi dalam Motherboard berupa Integrated GPU. GPU berfungsi untuk mengolah dan memanipulasi grafis pada CPU (Central Processing Unit), untuk nantinya ditampilkan dalam bentuk Visual Grafis pada Monitor (output).

CUDA (Compute Unified Device Architecture)

CUDA (Compute Unified Device Architecture) adalah arsitektur komputasi paralel yang dikembangkan oleh NVIDIA. CUDA adalah mesin komputasi dalam pemrosesan grafis NVIDIA unit (GPU) yang dapat diakses oleh pengembang perangkat lunak melalui varian dari bahasa pemrograman standar industri. CUDA merupakan kumpulan program-program yang menerjemahkan teks dalam bentuk bahasa komputer (computer language) berupa source language/source code, ke dalam bentuk bahasa komputer yang lain (target language/object code). Arsitektur CUDA memungkinkan GPU (yang telah support CUDA) menjadi arsitektur terbuka seperti layaknya CPU (Central Processing Unit atau Processor). Hanya, tidak seperti CPU, GPU memiliki arsitektur banyak-inti yang pararel. Setiap inti memiliki kemampuan untuk menjalankan ribuan “thread” secara simultan. Jika aplikasi yang dijalankan sesuai dengan arsitektur ini, GPU dapat menyediakan keuntungan yang lebih besar dari segi performa proses aplikasi tersebut.
Komponen Pendukung CUDA
Secara umum, komponen-komponen pendukung CUDA adalah:
  • Aplikasi, adalah perangkat lunak yang dibuat oleh penguna, memakai bahasa pemrograman khusus (kembangan C).
  • Pustaka perangkat lunak, yang menyediakan layanan dasar untuk program aplikasi mengakses CPU maupun GPU.
  • Perangkat keras khusus, yaitu GPU yang menyediakan mesin paralel.
  • Perangkat keras CPU, sebagai mesin sekuensial.
Kelebihan CUDA:
  • CUDA menggunakan bahasa “C” standar, dengan beberapa ekstensi yang simpel.
  • Shared memory – CUDA menyingkapkan wilayah memory yang cepat (berukuran 16 KB) yang dapat di bagi diantara thread-thread yang ada. Hal ini dapat digunakan sebagai user-managed-cache, sehingga mengaktifkan bandwitdth yang lebih besar (dari besaran bandwidth yang dimungkinkan), menggunakan texture loops.
  • Proses download dan readbacks yang lebih cepat, dari dan ke GPU.
  • Support penuh terhadap operasi integer dan bitwise.
Kelemahan CUDA:
  • CUDA tidak support texture rendering,
  • Bus Bandwidth dan latensi antara CPU dengan GPU bisa jadi bottleneck (tidak imbang),
  • CUDA hanya terdapat pada GPU Nvidia

Selasa, 17 Maret 2020

TUGAS PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

TUGAS
PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

"KOMPUTASI MODERN PADA BIDANG EKONOMI"


Pengertian Komputasi Komputer
        Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya . Beliau juga merupakan salah satu ilmuwan yang terkait dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.
Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
  1. Akurasi (big, Floating point)
  2. Kecepatan (dalam satuan Hz)
  3. Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
  4. Modeling (NN & GA)
  5. Kompleksitas (Menggunakan Teori big O

Karakteristik Komputasi Komputer
  1. Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, sistem operasi, serta aplikasi yang terpasang.
  2. Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang beragam.
  3. Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup atau mati sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.

Jenis-Jenis Komputasi Komputer
  1. Mobile Computing atau Komputasi Bergerak Mobile computing (komputasi bergerak) merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel serta mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel.
  2. Grid Computing Komputasi grid memanfaatkan kekuatan pengolahan idle berbagai unit komputer, dan menggunakan kekuatan proses untuk menghitung satu pekerjaan.
  3. Cloud Computing atau Komputasi Awan Cloud computing adalah perluasan dari konsep pemrograman berorientasi objek abstraksi. Abstraksi, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, menghapus rincian kerja yang kompleks dari visibilitas.

Perbedaan Antar Jenis Komputasi Komputer
  1. Komputasi mobile menggunakan teknologi komputer yang bekerja seperti handphone, sedangkan komputasi grid dan cloud menggunakan komputer.
  2. Biaya untuk tenaga komputasi mobile lebih mahal dibandingkan dengan komputasi grid dan cloud.
  3. Komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana, sedangkan grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus.
  4. Untuk komputasi mobile proses tergantung si pengguna, komputasi grid proses tergantung pengguna mendapatkan server atau tidak, dan komputasi cloud prosesnya membutuhkan jaringan internet sebagai penghubungnya.
Dampak Adanya Komputasi Komputer
           Salah satu dampak dari adanya komputasi modern adalah dapat membantu manusia untuk menyelesaikan masalah-masalah yang kompleks dengan menggunakan computer. Salah satu contohnya adalah biometric. Biometric berasal dari kata Bio dan Metric. Kata bio diambil dari bahasa yunani kuno yang berarti Hidup sedangkan Metric juga berasal dari bahasa yunani kuno yang berarti ukuran, jadi jika disimpulkan biometric berarti pengukuran hidup. Tapi secara garis besar biometric merupakan pengukuran dari statistic analisa data biologi yang mengacu pada teknologi untuk menganalisa karakteristik suatu tubuh ( individu ). Nah dari penjelasan tersebut sudah jelas bahwa Biometric menggambarkan pendeteksian dan pengklasifikasian dari atribut fisik. Terdapat banyak teknik biometric yang berbeda, diantaranya:
  1. Pembacaan sidik jari / telapak tangan
  2. Geometri tangan
  3. Pembacaan retina / iris
  4. Pengenalan Suara
  5. Dinamika tanda tangan
Implementasi Komputasi Dalam Bidang Ekonomi
              Pemrograman yang didesain khusus untuk komputasi Ekonomi dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi Ekonomi. Karena dibidang Ekonomi pasti memiliki permasalahan yang harus dipecahkan oleh Algoritma. Contohnya adalah memecahkan teori statistika untuk memecahkan permasalahan keuangan. Salah satu contoh komputasi di bidang Ekonomi adalah komputasi statistik. Komputasi statistik adalah jurusan yang mempelajari teknik pengolahan data, membuat program dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik, seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik.
Pada kesempatan kali ini akan dibahas web yang menerapkan sistem komputasi modern, website yang dipilih adalah elevania.co.id, website berbasis e-commerce ini memang menerakan sistem komputasi modern dimana hamper seluruh proses dierjakan oleh computer.
Untuk tampilan awal pada saat membuka elevania.co.id maka akan terlihat interface seperti berikut :

Didominasi dengan warna putih, terdapat beberapa iklan berbentuk banner sale ditambah iklan berbentuk video yang membuat web berat di load, disini sudah ada kegiatan komputasi jumlah pesanan dalam bentuk chart yang berisikan berapa banyak item yang akan di beli.
Sistem pemesanan menggunakan sistem akumulasi dimana semua barang akan di jumlah menjadi satu.
Untuk menyelesaikan proses pembelian pengguna diharuskan untu login terlebih dahulu agar web dapat memuat data diri user yang dimasukan saat regristasi setelah selesai user dapat melanjutkan ke proses pembayaran dan selanjutnya menunggu barang untuk dikirimkan.


Kesimpulan
                 Website elevenia sudah menerapkan komputasi modern dimana sistem perhitungan semua dilakuakan oleh computer, user dapat melihat beragam item menarik yang ditawarkan beserta discount yang sangat banyak. Kelebihannya adalah banyaknya item yang idtawarkan serta penyajian atau interface yang sangat menarik, kekurangannya adalah terlalu ramai dan bayak iklan yang kadang sedikit menggangu, dan tidak adanya fasilitas dukungan untuk tracking erhadap barang yang dikirim. Dengan demikian dengan adanya penerapan komputasi modern pada website Elevenia.co.id memudahkan berbagai pihak baik user maupun penyedia layanan.


Referensi 



Minggu, 12 Januari 2020

Formulasi dan Presentasi Rencana Bisnis

Formulasi dan Presentasi Rencana Bisnis

Jenis Bidang Usaha -  Sumber daya

·         Pengolahan(manufacturing)

·         perdagangan (trading)

·         jasa (service)

·         Man

·         Money

·         Material

·         Methods

·         Markets

·         Technology

 

Formulasi Penyusunan Rencana Bisnis

1.      Ide Usaha (Business Idea)

·         Peninjauan lingkungan terhadap usaha yang berhasil

·         Peninjauan lingkungan terhadap kebutuhan konsumen yang belum dipenuhi

·         Peninjauan lingkungan terhadap kelemahan produk saat ini

·         Peninjauan lingkungan dengan menggunakan tolak ukur

 

2.      Tahap Perumusan Konsep Usaha

Penjabaran ide usaha ke dalam dimensi bisnis yang relevan:

·         peninjauan lingkungan

·         analisis situasional

 

3.      Studi kelayakan usaha Kelayakan teknik (technical feasibility)

·         Kelayakan pemasaran (marketing feasibility)

·         Kelayakan keuangan (financial feasibility)

·         Kemampuan organisasional (organizational capabilities)

·         Analisis persaingan (competitive analysis)

 

4.      penyusunan rencana bisnis

Mengembangkan visi, misi, tujuan, strategi dan kebijakan dari suatu usaha baruMengembangkan manajemen perusahaan yang menyangkut kegiatan penetapan direksi perusahaan (para manajer utama perusahaan)Mengembangkan lingkungan internal perusahaan (struktur organisasi, budaya perusahaan, sumberdaya organisasi)Mengembangkan proyeksi kerja perusahaan (titik impas, perkiraan penjualan, HPP, perkiraan L/R, neraca, cashflow, payback period)

 

Dalam mengenalkan bisnis, baik itu kepada calon investor, supllier, atau mitra bisnis strategis lainnya, kita membutuhkan media komunikasi yang baik.

Salah satu platform paling populer yang biasanya digunakan untuk presentasi profil perusahaan atau bisnis adalah dengan menggunakan Power Point. Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu mempresentasikan bisnis Anda dalam format seperti ini, berikut diantara kelebihannya:

 

o   Umum digunakan baik perseorangan maupun perusahaan
o   Informasi dapat disampaikan secara runut
o   Dapat menguatkan pesan dengan gambar
o   Disampaikan berdasarkan poin-poin utama

Contoh Presentasi Bisnis yang Baik


Dalam membuat presentasi bisnis yang baik, tidak semua informasi yang berkaitan dengan bisnis Anda harus disampaikan.Jangan pula memberikan info yang sifatnya primer, namun hanya diberikan setengah-setengah, karena itu akan membingungkan audience Anda.Berikanlah informasi yang sekiranya memang dibutuhkan oleh pembaca atau penonton presentasi Anda. Kenali apa yang mereka butuhkan.

Sederhananya, apabila Anda membuat presentasi untuk investor, maka sertakanlah peta market serta dana yang sedang Anda butuhkan. Jika Anda ingin mempresentasikan kepada mitra bisnis strategis, maka komunikasikan nilai lebih dari produk yang Anda tawarkan, dan seterusnya.

Secara umum, poin-poin utama yang harus ada dalam presentasi bisnis terutama yang berupa produk, dapat mengacu pada format ini. Format di bawah ini sudah cuHayakup lengkap sebagaimana presentasi di dalam company profile maupun business plan.

 

Isi Presentasi Bisnis

Berikut yang harus dimuat dalam sebuah presentasi bisnis:

1.      Latar belakang, masalah dibalik lahirnya ide bisnis

2.      Alasan yang kuat, mengapa bisnis Anda adalah solusi

3.      Bisnis model, bagaimana cara Anda menghasilkan uang

4.      Nilai tambah, yang menjadikan bisnis atau produk Anda berbeda

5.      Ukuran pasar, siapa yang jadi target market dan seberapa besar potensinya

6.      Perhitungan finansial, bagaimana proyeksi keuntungannya

7.      Kondisi existing dari bisnis Anda

8.      Kebutuhan perusahaan Anda sekarang


Refrensi :

Minggu, 05 Januari 2020

Pengembangan Proposal Proyek


Analisi situasi pasar
Jenis jasa yang ditawarkan adalah media sms promosi ke pelanggan. Jadi jasa ini memberikan promosi lewat sms, jadi bila butuh promosi untuk menjualkan barang bisa dengan jasa ini karena selain lebih menghemat waktu dengan cara ini juga lebih mudah dibandingkan dengan cara lain. Selain sebagai media promosi juga dapat sebagai media broadcast informasi.

Analisis Pesaing
            Jenis jasa dibidang ini dilihat masih sangat sedikit, sehingga peluang untuk melakukan jasa ini  sangat besar dan keuntungan yang didapat juga makin besar karena pesaing bisnis jarang atau sedikit.

Starategi promosi
            Strategi promosi yang dilakukan adalah dengan menaruh iklan di web terkenal yang memiliki jumlah pengunjung banyak. Dan dengan menaruh iklan di situs jual beli online. Karena dengan cara tersebut lebih mudah untuk mendapat pelanggan.

Regulasi dan prosedur pengadaan barang/ jasa
Regulasi cara kerja dari pengadaan jasa ini yaitu konsultasi dengan pelanggan apa yang diinginkan untuk jasa media sms promosi, bila sudah terjadi kesepakatan maka sms akan langsung dikirim kepada pelanggan. Yang menerima iklan ini bisa dari database nomor hp yang tersedia atau bisa dari pelanggan. Maksimal 160 karakter per SMS, bila lebih maka akan disesuaikan dengan jumlah SMS. Jika pengiriman sms telah selesai, akan dikirim bukti pengiriman sms via email.




Sumber informasi
            Sumber bisnis jasa ini berasal dari kerjasama, sehingga terciptalah jenis jasa penyedia sms promosi ini.
Rincian biaya yang dikeluarkan dalam membangun usaha ini adalah sebagai berikut.

No
Barang
Biaya
1
Laptop Toshiba satellite L745
Rp. 7.000.000
2
Sistem Operasi Windows 7 Home Premium
Rp. 1000.000
3
Internet
Rp. 300.000
4
Modem dan Router
RP. 500.000
5
Software Pendukung
Rp. 500.000
6
Lain - lain
Rp. 300.000
Jumlah
Rp. 9.600.000



Metodologi Pengembangan Proyek

Studi Kelayakan
            Mempelajari pasar dengan pasti sehingga pelanggan menjadi puas akan jasa yang ditawarkan.

Desain Fungsi
           Melakukan desain sistem secara detail, mulai dari Context  Diagram, Data Flow Diagram (DFD),  desain file, desain tabel,  relasi tabel dsb sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsi-fungsi pelayanan yang dikehendaki.

Pemrograman
           Melakukan coding untuk merealisasikan desain fungsi yang telah dibuat. Sehingga program dapat berjalan dengan baik.

Pengujian 
            Dilakukan agar dapat diketahui apakah program masih terdapat error atau bug. Jika masih terdapat error dan bug akan dilakukan perbaikan lagi.

Pemeliharaan
           Melakukan pengecekan (maintenance) secara berkala agar program tidak terjadi kerusakan yang menyebabkan error.